Kementerian Kependudukan &

Pembangunan Keluarga/BKKBN

Provinsi Sulawesi Tengah

2 anak lebih sehat

Geografi & Demografi Sulawesi Tengah

 

Informasi geografi & demografi provinsi sulawesi tengah

Program

 

Informasi Program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Inovasi Program

 

Upaya lebih membumikan program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Kabar Berita

100 Anak Dapat Layanan Gratis BKKBN, IDAI, dan PDGI

Palu - 100 anak usia 1–12 tahun mendapat layanan kesehatan gratis dalam kegiatan kolaborasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Tengah dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Sulawesi Tengah di halaman Kantor Wali Kota Palu, Minggu (19/7/2026).

Layanan yang diberikan berupa skrining tumbuh kembang dan konseling kesehatan oleh tim IDAI Cabang Sulawesi Tengah, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan aplikasi topikal fluoride oleh PDGI Wilayah Sulawesi Tengah. Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah juga menghadirkan layanan konseling Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satyagatra). Kegiatan ini selaras dengan dua dari empat layanan pendampingan dalam program TAMASYA, yakni pemantauan tumbuh kembang anak dan layanan rujukan untuk memberikan akses terhadap layanan khusus sesuai kebutuhan anak.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat langsung bagi anak maupun orang tua. Menurut dia, pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi langkah penting untuk memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan berkembang secara optimal.

"Luar Biasa BKKBN, Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Anak-anak mendapatkan pelayanan sehingga ke depan mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang lebih cerdas dan lebih sehat," kata Reny.

Mantan Wakil Walikota Palu periode 2021-2025 itu juga menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan. Menurutnya, ayah tidak hanya bertugas mencari nafkah, tetapi juga perlu meluangkan waktu untuk memberikan kasih sayang, mendampingi, serta terlibat aktif dalam tumbuh kembang anak.

"Tanpa peran ayah, pengasuhan tidak sempurna," ungkap Reny.

Selain layanan bagi anak, para orang tua yang mendampingi juga memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengecekan gula darah sewaktu dan tekanan darah yang difasilitasi oleh Parahita. Seusai mengikuti rangkaian pemeriksaan, anak-anak menerima suvenir yang disediakan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah dengan dukungan sponsor ChilGo dan Gramedia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, Ketua IDAI Cabang Sulawesi Tengah dr. Andi Amsyar Praja, Ketua PDGI Wilayah Sulawesi Tengah drg. Lutfiah Sahabuddin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Palu Ridwan Mustapa, para penyuluh keluarga berencana, serta Penyuluh Keluarga Berencana pendamping dan pengasuh Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Lannyolla

Penulis: Lanny Yolistina Lameanda,
Editor: Sakkirang
Foto: Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulteng
Tanggal Rilis: 46222
Waktu: Pk. Minggu, 19 Juli 2026 WITA

PPID Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah
ppidkemendukbanggasulteng@gmail.com
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 37
Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Instagram: kemendukbangga.bkkbnsulteng
Facebook: BKKBNSulteng
Twitter/X: @kemendukbangga.bkkbnsulteng
TikTok: kemendukbanggasulteng
YouTube: kemendukbangga.bkkbnsulteng
www.sulteng.kemendukbangga.go.id

Tentang Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).