Informasi Program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah
Upaya lebih membumikan program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah
Banggai Tertinggi, Banggai Laut Terendah untuk Capaian Ayah Teladan
Palu – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Januari – Mei 2026 dan ELSIMIL CATIN, Selasa (26/05/2026). Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi, koordinasi, dan penguatan program bersama dalam mewujudkan keluarga berkualitas di Sulawesi Tengah.
Irmawati, SE., MM, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, dalam sambutan pembukaan, menyampaikan bahwa setelah bertransformasi menjadi Kemendukbangga/BKKBN, terdapat lima program prioritas yang terus diperkuat, yakni GENTING, TAMASYA, GATI, SIDAYA, dan Super Apps keluarga berbasis AI.
Ia menegaskan, program GATI bertujuan memperkuat peran ayah dan calon ayah dalam keluarga, mengingat fenomena fatherless masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah, yang mana 1 dari 4 keluarga mengalami fatherless. Tahun 2026, target sasaran GATI di Sulteng mencapai 40.324 ayah/calon ayah.
“Program GATI bukan sekadar sosialisasi, tetapi upaya membangun keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pembentukan keluarga berkualitas. Karena itu, koordinasi dan kerja bersama seluruh kabupaten/kota harus terus diperkuat,” ujarnya.
Berdasarkan data capaian Portal Gati Kemendukbangga, Januari–Mei 2026, Kabupaten Banggai menjadi daerah dengan capaian GATI tertinggi sebesar 77,39 persen, disusul Banggai Kepulauan 70,32 persen dan Morowali Utara 65,84 persen. Sementara capaian terendah berada di Parigi Moutong 17,88 persen, Poso 13,86 persen, dan Banggai Laut 6,53 persen. Balut menjadi kabupaten dengan capaian terendah.
Selain itu, capaian ELSIMIL CATIN di Sulawesi Tengah hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 2.721 calon pengantin. Program ini menjadi bagian penting dalam pencegahan stunting sejak sebelum pernikahan melalui pemeriksaan dan pendampingan kesehatan calon pengantin.
“Koordinasi antara penyuluh KB dan KUA perlu terus diperkuat agar pendataan calon pengantin melalui ELSIMIL semakin optimal sebagai langkah pencegahan stunting dari hulu,” ujar Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulteng.
Melalui kegiatan monev ini, diharapkan seluruh kabupaten/kota semakin aktif meningkatkan capaian program dan memperkuat kolaborasi demi terwujudnya keluarga berkualitas di Sulawesi Tengah.(A.T)
Penulis: Alprianto Tunggul
Editor:
Foto: Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulteng
Tanggal Rilis: 46171
Waktu: Pk. Selasa, 26 Mei 2026 WITA
PPID Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah
ppidkemendukbanggasulteng@gmail.com
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 37
Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Instagram: kemendukbangga.bkkbnsulteng
Facebook: BKKBNSulteng
Twitter/X: @kemendukbangga.bkkbnsulteng
TikTok: kemendukbanggasulteng
YouTube: kemendukbangga.bkkbnsulteng
www.sulteng.kemendukbangga.go.id
Tentang Kemendukbangga/BKKBN
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;
Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

