Kementerian Kependudukan &

Pembangunan Keluarga/BKKBN

Provinsi Sulawesi Tengah

2 anak lebih sehat

Geografi & Demografi Sulawesi Tengah

 

Informasi geografi & demografi provinsi sulawesi tengah

Program

 

Informasi Program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Inovasi Program

 

Upaya lebih membumikan program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Kabar Berita

Harganas ke-33, Banyak Gratisan di BKKBN Sulteng


 

 

 


Palu - Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 dan Hari Keluarga Nasional ke-33, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah menghadirkan berbagai layanan gratis untuk masyarakat. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan mata, donor darah, hingga ruang pemberdayaan ekonomi keluarga, seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keluarga lintas generasi.

Kegiatan bertajuk Gerakan Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh (Sidaya) dan Ayah Wajib Hadir tersebut digelar di Kantor Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah dengan melibatkan pemerintah daerah, mitra kesehatan, komunitas, serta berbagai unsur masyarakat, Kamis (25/6/2026)

Diawali senam bersama lansia dari Sekolah Lansia Maroso. Selain aktivitas fisik, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Birobuli, Baznas dan Sulteng, TP PKK Sulteng, pemeriksaan mata dari SMEC, serta layanan donor darah dari RSUD Anutapura Palu.

Tidak hanya fokus pada kesehatan, kegiatan tersebut juga menghadirkan ruang pemberdayaan ekonomi keluarga melalui gelar dagang Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), yang menampilkan berbagai produk hasil usaha keluarga binaan.

Pada sisi lain, pesan tentang pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan dikemas melalui kegiatan Morning Duty Challenge. Dalam kegiatan ini, para ayah bersama anak mengikuti tantangan menyiapkan anak berangkat sekolah dengan mengenakan seragam lengkap hingga memasangkan sepatu.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang kuat melalui pendekatan lintas generasi.

“Lansia harus tetap menjadi bagian yang aktif dalam keluarga dan masyarakat, sementara ayah juga harus mengambil peran dalam pengasuhan anak. Keluarga yang kuat dibangun ketika setiap anggota keluarga hadir dan saling mendukung,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap lansia dan penguatan peran ayah merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi yang tangguh.

“Lansia ini makin hari makin banyak. Bonus demografi semakin besar, tentu tantangannya juga semakin banyak. Saya apresiasi adanya Sekolah Lansia karena membuat ibu-ibu tetap produktif, tidak hanya tinggal di rumah dan kehilangan aktivitas,” kata Reny.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam mendampingi anak.

“Anak tidak hanya membutuhkan ayah yang bekerja keras, tetapi juga ayah yang hadir. Kehadiran bapak secara aktif berdampak pada perkembangan anak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Sulawesi Tengah, Dinas P2KB Buol, Baznas, Bank Syariah Indonesia, Gerakan Ayah Teladan Indonesia Sulawesi Tengah, serta Komunitas Lingkar Ayah Sulawesi Tengah. Lannyolla

Penulis: Lanny Yolistina Lameanda,
Editor: Sakkirang, Budiman Jaya
Foto: Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulteng
Tanggal Rilis: 46198
Waktu: Pk. Kamis, 25 Juni 2026 WITA

PPID Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah
ppidkemendukbanggasulteng@gmail.com
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 37
Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Instagram: kemendukbangga.bkkbnsulteng
Facebook: BKKBNSulteng
Twitter/X: @kemendukbangga.bkkbnsulteng
TikTok: kemendukbanggasulteng
YouTube: kemendukbangga.bkkbnsulteng
www.sulteng.kemendukbangga.go.id

Tentang Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).