Kementerian Kependudukan &

Pembangunan Keluarga/BKKBN

Provinsi Sulawesi Tengah

2 anak lebih sehat

Geografi & Demografi Sulawesi Tengah

 

Informasi geografi & demografi provinsi sulawesi tengah

Program

 

Informasi Program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Inovasi Program

 

Upaya lebih membumikan program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Kabar Berita

Praktik Baik Tamasya dan BKB bersama Dinas P2KB Sulteng


PALU – Tim Kerja Pembangunan Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Program Pengasuhan Anak Usia Dini (AUD) melalui Bina Keluarga Balita (BKB) dan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) secara virtual dari Aula Dinas P2KB Provinsi Sulteng, Selasa (26/05/2026).

Pertemuan berskala nasional ini memetakan komitmen transformasi Tempat Penitipan Anak (TPA) menjadi model pengasuhan TAMASYA yang holistik, integratif, dan berkelanjutan berbasis kemitraan lintas sektor. Kepala Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah, drg. Herry Mulyadi, M.Kes., hadir sebagai salah satu narasumber untuk Praktik Baik dan Strategi Tamasya dan BKB bersama keterwakilan narasumber dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan DKI Jakarta.

"Keberhasilan praktik baik di Sulteng telah menyentuh lima dimensi Indeks AUD, diantaranya melalui kolaborasi aktif dengan Puskesmas untuk pemberian vitamin A dan pemantauan PMT sebagai intervensi stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta penguatan pengasuhan responsif lewat program Kelas Orang Tua Hebat, hingga penandatanganan MoU dengan berbagai organisasi profesi maupun organisasi masyarakat untuk dukungan program pembangunan keluarga," urai drg. Herry dalam paparannya.

Forum lintas provinsi ini juga secara terbuka memetakan sejumlah tantangan krusial di Sulawesi Tengah, seperti keterbatasan sarana prasarana dan Alat Permainan Edukatif (APE) di beberapa TPA, anggaran operasional kader BKB yang belum maksimal, hingga masalah legalitas izin operasional di Tamasya/TPA.

Sebagai solusi keberlanjutan program di tengah keterbatasan anggaran daerah, Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah diarahkan untuk mengoptimalkan 15 sumber pendanaan potensial; selain memaksimalkan APBD, Dana Desa, BOKB, dan DAK Nonfisik, penguatan program juga akan diperluas melalui kemitraan pembiayaan dengan CSR perusahaan, maupun dana hibah LSM.-DAP-

Penulis: Diah Amalia Pratiwi,
Editor: Sakkirang
Foto: Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulteng
Tanggal Rilis: 46168
Waktu: Pk. Selasa, 26 Mei 2026 WITA

PPID Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah
ppidkemendukbanggasulteng@gmail.com
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 37
Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Instagram: kemendukbangga.bkkbnsulteng
Facebook: BKKBNSulteng
Twitter/X: @kemendukbangga.bkkbnsulteng
TikTok: kemendukbanggasulteng
YouTube: kemendukbangga.bkkbnsulteng
www.sulteng.kemendukbangga.go.id

Tentang Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).